Walikota Andrei Angouw Terima kunjungan Tim Penilai dari Kementerian Investasi/BKPM

Uncategorized1653 Views
banner 468x60

Manado,teropongsulut.com-Wali Kota Manado Andrei Angouw menerima kunjungan Tim Penilai dari Kementerian Investasi/BKPM dan Kementerian Dalam Negeri diruang kerja Wali Kota, Selasa (3/10/2023).

Kehadiran Tim ini dalam rangka Uji Petik Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha dimana DPMPTSP Kota Manado masuk dalam 8 Besar Kategori Kota di Indonesia. Tim Penilai/Tim Teknis Penilai yang hadir, yakni Wisnu Wijaya Soedibjo, Staf Senior Kepala dari Kementerian Investasi/BKPM, Halomoan Pakpahan, Analisis Kebijakan Ahli Madya dari Kemendagri, serta pendamping,  Ika Nurlela,  Debby Julia dan Agung.

Pada pertemuan ini, Kadis PTSP Kota Manado Charles Rotinsulu S.E. M.Si menyampaikan beberapa gambaran umum dalam kaitan soal Pelaksanaan Tupoksi PTSP. Pembicaraan dalam kaitan dunia usaha yang ada di Kota Manado.

Ikut dibicarakan hal-hal yang perlu disiapkan dan apa yang perlu dilakukan, termasuk bagaimana kondisi para pelaku usaha di Manado.

Baca juga:  BPJS Kesehatan Dukung Skrining Riwayat Kesehatan Petugas Pemilu 2024

Wali Kota merespon positif kehadiran Tim Penilai sambil menyampaikan bagaimana tugas pemerintah dalam mensejahterakan rakyat.

Wali kota Angouw juga memberi gambaran soal investasi di Kota Manado termasuk adanya hambatan-hambatan investasi dan sebagainya.

Juga disampaikan Wali Kota Angouw soal bagaimana meningkatkan PDRB Kota Manado lewat berbagai program dan usaha yang harus dikembangkan didaerah termasuk di Kota Manado.

“Pemerintah pusat berikan insentif ke daerah supaya investasi didaerah bergairah, misalnya soal insentif bebas pajak tertentu atau apalah yang akan mendorong daerah bergairah dalam dunia usaha dan pelaksanaan pembangunan ekonomi lainnya,”saran Wali Kota.

Pihak Tim Penilai menyampaikan juga soal pengawasan dalam kaitan dengan kewenangan antara Provinsi dengan Pemerintah Kota Manado dengan melihat regulasi yang ada.

Juga ditanyakan kepada Wali Kota soal dukungan anggaran dalam kaitan dengan mekanisme perijinan serta meningkatkan Tupoksi PTSP.

Baca juga:  Hentak Klabat 26-28 Oktober, Steven dan Ganda Yakin Wakil Sulut Juara Soekarno Cup U-17

Untuk hal ini, Wali Kota memberikan tanggapan dengan memberikan gambaran beberapa hal yang akan pengaruhi dalam peningkatan investasi di Kota Manado. Wali Kota mencontohkan satu hal seperti soal kebersihan.

“Kalau Kota kotor, investor bisa saja enggan berinvestasi di Kota Manado, Kata Wali Kota.

Kadis PTSP Charles Rotinsulu menambahkan beberapa hal teknis soal pelaksanaan dilapangan termasuk berbagai kendala yang ditemui baik mekanisme kerja, soal regulasi dan soal kewenangan baik oleh Pemerintah Kota Manado maupun Provinsi.

‘Sertifikat halal, sertifikat higenis, soal pengoperasian restoran termasuk tempat-tempat hibur, Spa dan lain-lain yang merupakan kewenangan Provinsi,”tambahnya.

Hadir dalam pertemuan ini, Sekretaris Pemerintah Kota Manado Dr. Micler C.S. Lakat S.H, M.H, Asisten II, Atto Bulo S.H, M.M, Kadis PTSP Kota Manado Charles Rotinsulu S.E, M.Si serta para Kabid di Kantor PTSP. (*)

(Lusiedien)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *