Lewat Wakefest Minahasa 2023, Rio Dondokambey Rio Dondokambey Siap Bikin Pariwisata Sulut Mendunia

Berita386 Views
banner 468x60

SULUTTeropongsulut, Wakefest Minahasa 2023 siap digelar di Danau Tondano, 24-26 November 2023 mendatang. Launching even ini berlangsung di Gedung Sapta Pesona Kemenpar RI, Senin (13/11/2023) dan dirangkaikan dalam kegiatan Weekly Brief with Sandiaga Uno (WBSU).

Pada kesempatan ini, Ketua Umum Panitia, Rio Dondokambey mempresentasikan even sport tourism tersebut didampingi Penjabat Bupati Minahasa, Jemmy Kumendong, juga hadir Kadis Dinas Pariwisata Sulut Henry Kaitjily, Kadispora Sulut Marcel Sendoh.

Menteri Sandiaga Salahuddin Uno yang hadir didampingi Deputi Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan Vinsensius Jemadu, dibuat takjub dengan presentasi dari Bung Rio, sapaan akrabnya. Rio yang tampil enjoy, percaya diri, dan penuh senyum ramah, secara lugas menyampaikan detail kegiatan.

Dia menjelaskan bahwa Wakefest Minahasa akan diikuti para atlit dari 13 negara dengan mengangkat tema “Lake Tondano Home For Everyone” yang memiliki makna Danau Tondano adalah rumah bagi semua orang. Hal ini sekaligus mempromosikan Danau Tondano sebagai destinasi wisata dunia.

“Kami dari panitia Minahasa Wakefest 2023, sudah sangat siap terkait persiapan mulai dari lokasi acara dan lainnya,” kata Dondokambey.

Tema tersebut terpilih karena mewakili filosofi masyarakat Minahasa yang diangkat kembali oleh Sam Ratulangi, yaitu “Sitou Timou Tomou Tou” atau yang bermakna manusia hidup untuk memanusiakan manusia lainnya.

“Selain menyaksikan kegiatan ini, nikmati juga persaudaraan dan keharmonisan masyarakat Sulawesi Utara,” kata Rio.

Rio bercerita bahwa Minahasa ditunjuk langsung oleh International Waterski & Waterboard Federation (IWWF) Asia untuk menggelar acara kompetisi IWWF Asia Series 2023.

Baca juga:  Disbud Sulut Gelar Sosialisasi Koleksi Museum di Sangihe, Lukas :Kepulauan Menyimpan Banyak Koleksi Bersejarah

“Mungkin mereka sempat datang untuk memonitor kira-kira daerah mana yang bagus dan danau mana yang mungkin cocok dengan persyaratan mereka, dan akhirnya kami ditunjuk. Kami langsung gerak cepat,” jelas Rio.

Pihaknya pun langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara dan juga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa antara lain terkait persiapan lokasi acara, side event, serta transportasi menuju acara.

Melalui acara ini, ia berharap keindahan serta pariwisata olahraga air atau sport tourism di Sulawesi Utara, utamanya di Minahasa, makin dikenal masyarakat.

“Bukan hanya acaranya yang sukses dan masyarakatnya mendapatkan nilai positif, tetapi kita juga dapat mempromosikan Provinsi Sulawesi Utara dan juga Kabupaten Minahasa,” ujarnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, menuturkan bahwa sport tourism merupakan bagian dari pada fase baru pariwisata pasca Covid-19 yang terbagi ke dalam empat klaster khusus, Personilize, Costumize, Localize dan Smaller in size.

“Saya melihat wisata minat khusus ini bertumbuh sangat signifikan, pasca pandemi dengan target mungkin 20-25% dari seluruh travel dunia,” kata Menpar.

Menurutnya, sub sektor dari wisata minat khusus ini seperti maraton, diving, atau wake boarding dan lainnya berkembang sangat luar biasa.

“Saya melihat bahwa justru masa depan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan ini, ada di klaster dari sport tourism,” tambahnya.

Apa itu WWF Minahasa Series 2023? Menurut Ira Tulong sang atlit nasional asal Sulut, adalah kompetisi olahraga air berskala internasional. Pesertanya berasal dari 13 negara di dunia. Kegiatan Wakefest akan menyajikan sebuah kompetisi olahraga ekstrim di atas air yang menyajikan kegiatan wakesurf dan wakeboard. Yang istimewa ajang ini, menetapkan Danau Tondano venue kegiatan. Tak itu saja, sebab kata Ira Tulong, ajang di Danau Tondano nanti, sebagai rangkaian series kompetisi dunia yang dinaungi International Waterski and Wakeboard Federation (IWWF).

Baca juga:  Sukses Digelar, Worshop Beri Wawasan dan Pengetahuan Tentang Koleksi Museum

Sebelumnya, dalam pertemuan sepekan sebelum dilaunnching, Sekprov Sulut, Steve Kepel telah menjelaskan ke Deputi Kemenparekraf Vinsen Jemadu, bahwa even ini didukung penuh Pemprov Sulut.

“Gubernur Olly Dondokambey telah menegaskan bahwa acara ini memiliki dampak luarbiasa positif bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Karena, akan hidupkan peningkatan produk ekraf dan umkm hingga bisnis resort, dan rumah makan,” ujar Sekprov.

Di sisi lain, kata Sekprov Kepel, even ini akan semakin menjadi triger turis dunia datang ke sulut seiring telah dibukanya sejumlah konektivitas internasional ke manado seperti Scoot Tigerair, China Southern Airlines dan Garuda Manado Tokyo.

Sejumlah peserta acara WBSU saat itu mengacungkan jempol dan mengaku kagum pada even WWF Minahasa 2023 dan juga penampilan anak muda bernama Rio Dondokambey. “Rio mampu membuktikan bahwa dia bisa membuat kagum Sulut di ajang nasional kayak WBSU ini,” kata Vinsen Jemadu dalam obrolan kepada saya di akhir acara.

Peserta lain mengakui, Sulut harus bangga punya Rio. Sebab dari kepiawaiannya mempresentasikan dan menghired even ini Rio bisa ikut angkat potensi sulut termasuk pariwisata.

(SL/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *