Pengungkapan Kasus Pencabulan di Eris: Pelaku Berhasil Diamankan tanpa Perlawanan

Uncategorized458 Views
banner 468x60

Teropongsulut – Eris, 6 Desember 2023 – Tepat pukul 18.45 WITA, terjadi penangkapan yang berhasil dilakukan oleh Team Resmob Polres Minahasa yang diketuai oleh Aiptu Ronny Wentuk. Penangkapan tersebut berkaitan dengan kasus pencabulan yang terjadi di Desa Toliang, Kecamatan Eris, seperti yang tercatat dalam laporan polisi nomor LP/646/XII/2023/SPKT/Resmin.

Pelaku yang berhasil diamankan berinisial LM (22), tidak memiliki pekerjaan dan berasal dari daerah kejadian, Desa Toliang. Ia diduga telah melakukan tindakan tidak senonoh terhadap korban, inisial KCS, seorang siswi berusia 14 tahun yang juga tinggal di desa yang sama.

Menurut laporan kronologis, insiden tersebut terjadi pada hari Senin, 4 Desember 2023, sekitar jam 10.00 WITA. Dilaporkan bahwa pelaku telah mencium bibir korban sambil menahan leher dan memeluknya. Korban yang berhasil melepaskan diri, mendorong keluarganya untuk melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Baca juga:  Aplikasi Mobile JKN Sangat Membantu Pelayanan Kesehatan Peserta JKN

Berkat kerjasama yang baik antara Team Resmob dan saksi pelapor, pelaku yang sempat bersembunyi berhasil diidentifikasi dan ditangkap tanpa melakukan perlawanan. LM kini telah dibawa ke markas Polres Minahasa dan diserahkan kepada penyidik untuk memproses kasus lebih lanjut.

Pihak berwajib terus melakukan investigasi dan telah mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kesadaran dan keamanan di dalam masyarakat. Kasus ini juga menjadi peringatan keras bagi siapapun yang mencoba melanggar hukum dan integritas pribadi orang lain, dengan harapan akan menekan angka kejahatan serupa di masa yang akan datang.

Kapolres Minahasa, AKBP Ketut Suryana, mengapresiasi kinerja tim Resmob dan mengimbau masyarakat untuk selalu proaktif melaporkan tindak kriminal sehingga pelaku dapat segera ditindak. Aiptu Ronny Wentuk, dalam wawancaranya, menegaskan komitmen mereka dalam melindungi anak-anak dan remaja dari kejahatan seksual, serta mendorong kepentingan korban akan keadilan yang harus diutamakan.

Baca juga:  Sebelum Puncak FBKM Di Mulai, AARS Di Dampingi Sekkot Lakat Bincang Kecil Dengan Panitia

Kasus ini terus dikembangkan dan diharapkan akan memberikan keadilan yang seadil-adilnya bagi korban dan keluarganya. (Novi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *