Gubernur Olly Dondokambey, Resmikan Rumah Sakit Khusus Infeksi Pertama Di Timur Indonesia

banner 468x60

TeropongSulut.com, Manado- diresmikannya Rumah Sakit Khusus Infeksi Kitawaya oleh Gubernur Sulut, Prof DR (HC) Olly Dondokambey, (21/3). menunjukan kinerja pemerintah dalam meningkatkan Fasilitas kesehatan bagi masyarakat Sulawesi Utara (Sulut)

Digaungkan sebagai Rumah Sakit Khusus Infeksi Pertama di Indonesia bagian timur dan ke dua secara Nasional

Prof DR (HC) Olly berharap mampu meningkatkan SDM khususnya bidang kesehatan dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Olly menerangkan rumah sakit yang berlokasi di Kota Manado tersebut awalnya dibangun Pemerintah Pusat pada tahun 2020 untuk layanan pasien covid-19. Saat ini berubah menjadi RS khusus infeksi.

“Kedepan pemanfaatan gedung rumah sakit dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Pengurus RS juga meningkatkan pelayanan,” tukas Olly Dondokambey dalam sambutannya.

Baca juga:  Canangkan Stop Boros Pangan, Gubernur Olly Ajak Kader PKK Jadi Pelopor Hemat Pangan

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulut, dr Deiby Kalalo, menjaskan Rumah Sakit Khusus Infeksi Kitawaya ditetapkan lewat SK Gubernur nomor 39 tahun 2023 dan telah memiliki ijin operasional sebagai salah satu UPTD Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara.
Juga telah ditetapkan oleh Menteri Kesehagan sebagai RS jejaring penyakit infeksi emerging strata madya.

“RS ini akan bekerja sama dengan program TB dan Surveilens Dinkes Provinsi dan Kabupaten Kota, Global Fund, Laboratorium Kesehatan Provinsi Sulut, Laboratorium Biomolekuler Unsrat dalam upaya percepatan pencapaian eliminasi TB 2030,” ungkap Kalalo.

Pelayanan khusus infeksi meliputi layanan IGD, Poliklinik Rawat Jalan, ICU, NICU, PICU, ruang radiologi, rawat inap dan apotik, dengan fasilitas standar penyakit infeksi.

Baca juga:  Pemprov Sulut Lewat PUPR Laksanakan Rapat Terkait Persetujuan Gubernur Sulut Terhadap Revisi Perda RTRW Boltim

“Rumah sakit ini merupakan klasifikasi RS khusus tipe B, dengan daya tampung 85 tempat tidur dan akan melayani penyakit infeksi emerging HIV AIDS, Tubercolosis, dan penyakit infeksi lainnya selanjutnya akan dilakukan pengembangan layanan secara bertahap,” tandas Kadis.

Turut hadir Wakil Gubernur, Drs Steven Kandouw, Ketua TP PKK Provinsi Sulut, Ir Rita Maya Dodokambey-Tamuntuan, jajaran Forkopimda, Sekretaris TP PKK, dr Kartika Devi Kandouw-Tanos MARS, Sekdaprov Steve Kepel dan pejabat tinggi pratama Pemprov Sulut, Direktur dan staf RS Khusus Infeksi Kitawaya serta tamu undangan.

(Christo)