Wagub Kandouw Hadiri Rakor Netralitas TNI/POLRI dan ASN Dalam Pemilu 2024

banner 468x60

SULUTTeropongsulut, Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara (Sulut) Drs Steven O.E Kandouw Menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Netralitas TNI/POLRI Dan ASN Dalam Pemilu 2024 yang digelar Oleh Bawaslu bersama Polda Sulut, Senin (04/12/2023) Bertempat di The Sentra Hotel, Minahasa Utara Kemarin.

Rakor ini dilaksanakan dengan adanya Ikhtiar dalam membangun serta berkomitmen untuk mengedepankan netralitas dalam mengahadapi Pemilu Tahun 2024.

Rakor tersebut dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) Sulut, Drs. Steven Kandouw, Inspektur Kodam (Irdam) XIII/Merdeka Brigjen TNI Denny Masengi mewakili Panglima Kodam (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Legowo W.R Jatmiko, Kapolda Sulut, Irjen Pol Setyo Budiyanto, serta Bupati/WaliKota se-Provinsi Sulut.

Dalam arahanya, Wagub Kandouw mengajak seluruh stekeholder Pemerintahan di Sulut yang hadir pada Rakor tersebut, untuk sama-sama menjadi gugus harmoni di Indonesia, terlebih di Sulut.

Baca juga:  Tiba di Sulut, DR Peter Youngren Bangga Dengan Toleransi Antar Umat Beragama

“Mari terus kita jaga Sulut sebagai Laboratorium Persatuan. Siapa yang harus menjadi garda terdepan, adalah kita semua yang hadir ini, terus menurus harus menjadi gugus harmoni di Indonesia,” imbuh Kandouw pada agenda yang mengusung tema ‘Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakan Keadilan Pemilu’.

Sementara terkait dengan agenda Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah, Wagub Kandouw menghimbau kepada seluruh Kepala Daerah di Sulut, untuk segera menandatangani Naska Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

“Gimana kita mau kerja kalau NPHD belum ditanda tangani antara Pemerintah dengan KPU dan Bawaslu. Saya datang pagi-pagi sekali pak Kapolda, untuk menyampaikan ke Pak Ketua dan Jajarannya (Bawaslu-red) sudah kita tanda tangani, nanti kita selesaikan semua,” ungkap Kandouw.

Baca juga:  Sukses Minahasa Wakefest 2023, Gubernur Olly: Terima Kasih Atas Dukungan Semua Pihak

Wagub Kandouw menegaskan, demokrasi itu mahal. Tapi demokrasi itu alat untuk mensejahterakan rakyat.

“Dengan adanya demokrasi itu dengan segala caranya, antara lain lewat Pemilu ini.

Pemilu ini kan ada regulasinya, termasuk netralitas ini. Saya Yakin dan Percaya TNI/Polri sudah Way Of Life untuk memposisikan diri sebagi kelompok yang netral dalam semua agenda politik. Jikapun ada itu hanya oknum-oknum aja,” ujarnya.

“Tapi, tetap saya setuju, Pak Kapolda dan Ketua Bawaslu bahwa ini harus jadi clear supaya betul-betul menjadi awereness terhadap kita semua,” pungkasnya seraya mengucapkan terimakasi kepada Kapolda, Bawaslu, TNI, yang sudah menunjukan sikap betul-betul menegakkan Pemilu yang jujur adil dan bersih di Tahun 2024.

(*/SL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *