Andrei Angouw Hadiri Dialog Optimalisasi Jalur Perdagangan Asia Pasifik dari Indonesia Bagian Timur

Manado46 Views
banner 468x60

Manado,teropongsulut- Wali Manado Andrei Angouw menghadiri Dialog Optimalisasi Jalur Perdagangan Asia Pasifik dari Indonesia Bagian Timur, bertempat di Ballroom Bank SulutGo Manado, Kamis (11/7/2024).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) bekerjasama dengan Pemerintah Sulut.

Wali Kota Manado dalam Dialog ini didampingi Asisten II, Atto Bulo S.H, M.M, Kabag Perekonomian Setdakot Manado David Kambey SE.
Kemudian laporan dari Ketua APINDO Sulut Niko Lieke MBA

Gubernur Sulut Olly Dondokambey menjadi pembicara utama, memberikan Apresiasi kepada APINDO yang dapat melaksanakan kegiatan ini.

Lebih lanjut Gubernur Olly memaparkan gambaran makro ekonomi Sulut saat ini termasuk pertumbuhannya di Wilayah Timur Indonesia. Gubernur selanjutkan menyampaikan soal keamanan berusaha di Wilayah Asia Timur, Jepang, Korea, Singapura, Taiwan dan Cina dimana Ekonomi mereka sangat baik.

“Makanya kegiatan ini bermanfaat sebab posisi Sulut yang sangat mendukung terutama soal jalur perdagangan serta jalur- jalur Penerbangan, kata Gubernur.

Selanjutnya Gubernur memaparkan dua Kawasan Ekonomi Khusus di Sulut yakni KEK Bitung untuk Perdagangan dan KEK Likupang untuk Pariwisata. Demikian soal komoditas ekspor yang disampaikan secara teknis oleh Gubernur dimana Sulut sebagai Pintu Gerbang ke Asia Pasifik.

Baca juga:  Irene Angouw Pinontoan Berbagi Kebahagian Dengan Anak Panti Asuhan Sitti Khadijah Kombos

“Saya kira dengan terciptanya pertumbuhan ekonomi juga berdampak dalam peningkatan tenaga kerja,” urai Gubernur.

Ia juga menuturkan infrastruktur dan konektivitas seperti jalan TOL, Bendungan Kuwil dan berbagai infrastruktur jalan untuk mendukung kegiatan KEK baik KEK Bitung maupun KEK Likupang.

“Kalau kita bersama-sama maka semuanya bisa berjalan dengan baik. Sebab kalau kita sendiri-sendiri akan sulit mewujudkan segala usaha yang kita idam-idamkan.
Keberlanjutan keterbukaan perdagangan internasional dan pergerakan orang memerlukan kolaborasi multi pihak termasuk Pemerintah, Media, Akademisi dan Pelaku Usaha yang berada di Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan Papua,” Kunci Gubernur.

Acara dilanjutkan dengan Dialog bersama peserta dan beberapa pihak terkait secara daring yang dimoderatori oleh Ketua ISEI Manado B Doktor Joi Tulung Phd.

Wali Kota Manado Andrei Angouw ketika diberikan kesempatan dalam dialog ini menyampaikan soal daya saing dan bagaimana meningkatkan PDRB.

Baca juga:  IGP Panen Sayur Bersama TP-PKK Kelurahan Paniki Dua

“Sebagai Wali Kota kita mensuport adanya konsep perdagangan yang disampaikan dalam forum ini,” terang Angouw.

Acara diakhiri dengan penyerahan sertifikat penghargaan serta pendatanganan Papan Deklarasi oleh Gubernur, Ditjen Bea Cukai Sulut dan APINDO Sulut.

Hadir dalam acara Dialog ini Gubernur Sulut Prof.Dr. (HC) Olly Dondokambey S.E, Sekprov Sulut Dr. Ir. Charles Kepel, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Sulut Erwin Situmorang S.Sos, M.M, beberapa Kakanwil Bea Cukai se Indonedia Timur, Ketua Umum APINDO Shinta Kamdani yang mengikuti secara daring, Ketua Apindo Sulut Niko Lieke MBA, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sulut Andre Pramusko S.E, Komisaris Utama Bank Sulut Edwin Silangen S.E, M.Si, Dirut Bank SulutGo Revino Pepah S.E, Wali Kota Manado Andrei Angouw, Wali Kota Bitung Maurits Mantiri, para pejabat SKPD Provinsi Sulut, kurang lebih 200 Pengusaha dari Indonesia Timur serta undangan lainnya. (Lusied)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *