Jubilasi Guru dan ASN: Minahasa Berkomitmen pada Pendidikan dan Neutrality Demokrasi

Minahasa341 Views
banner 468x60

MINAHASA, teropongsulut – Gelora semangat Hari Guru Nasional (HGN) dan perayaan emas HUT Korpri ke-52 tahun terasa di ruang terbuka Halaman Kantor Bupati Minahasa pada Rabu (29/11/2023), saat Dr Jemmy Stani Kumendong, M.Si., Pj Bupati Minahasa, memimpin upacara dengan ghirah dan antusiasme.

Mendikbudristek Nadiem Makarim dalam sambutan yang dibacakan Bupati Jemmy, menggarisbawahi perluasan ruang kolaborasi guru melalui platform ‘Merdeka Mengajar’. Inisiatif ini menghubungkan jutaan guru seluruh Indonesia dalam komunitas belajar bersama, memungkinkan mereka untuk saling menginspirasi dan menerapkan praktik terbaik dari Kurikulum Merdeka.

Lebih jauh, Nadiem menjelaskan kebijakan progresif ‘Pendidikan Guru Penggerak’ sebagai tonggak baru dalam pemberdayaan guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah yang visioner. Terobosan penting lainnya adalah pencapaian target rekrutmen satu juta guru ASN PPPK, langkah besar ke depan untuk meningkatkan kesejahteraan para guru nasional.

Mengambil momen yang sama, Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh SH, MH, membentuk esensi Korpri sebagai pilar NKRI dan pembela dedikasi ASN. Apresiasi dikirimkan melalui pembacaan sambutan oleh Bupati kepada seluruh ASN atas kontribusi mereka dalam pelaksanaan program publik yang telah meraih pujian internasional selama krisis pandemi, mengendalikan inflasi, serta penanganan masalah stunting, yang diharapkan akan turun menjadi 14% pada tahun 2024.

Baca juga:  Sekda Minahasa Narsum Pelatihan Peningkatan Kapasitas Perangkat Desa di Langowan Selatan

Pada upacara hari istimewa tersebut, Pj Bupati Minahasa, Jemmy Kumendong, juga menyampaikan pesan penting. Beliau menggarisbawahi netralitas Korpri, seiring dengan pengalaman organisasi tersebut dalam menghadapi pemilu sebelumnya. Pemahaman dan latihan yang dimiliki oleh Korpri dalam menjaga prinsip negara, Pancasila, dan UUD 1945 menunjukkan komitmen kuat mereka terhadap nilai-nilai kenegaraan.

“Menjelang Pemilu dan Pilkada 2024, peran serta ASN tanpa memihak politik menjadi kunci pemeliharaan demokrasi yang sehat dan berkelanjutan,” ungkap Bupati Kumendong.

“Penegasan ini penting karena tahun-tahun pemilu dan pilkada seringkali menuntut ASN untuk tetap objektif dan tidak terpengaruh oleh politik praktis,” lanjutnya.

Hal ini relevan dengan pesan meningkatkan dedikasi dan profesionalisme, seperti yang disampaikan oleh para pemimpin nasional selama upacara.

Baca juga:  Buka Sosialisasi Penggunaan Barang, Sekda Minahasa Warning OPD Tertib Administrasi Pengelolaan Aset

Seiring dengan itu, pengakuan terhadap para pendidik dan tenaga kependidikan melalui pemberian sertifikat apresiasi adalah pengakuan atas peran serta mereka dalam inovasi dan pengembangan kualitas pendidikan tahun 2023. Kehadiran para pejabat dan guru menegaskan lagi peran penting kolaborasi antara pemimpin daerah, pendidik, dan berbagai pihak terkait lainnya dalam memajukan pendidikan.

Acara tersebut tidak hanya upaya untuk menghargai individu tetapi juga simbol dari dukungan berkelanjutan terhadap pendidikan dan pengembangan profesionalisme kependidikan. Semua ini bertujuan agar pencapaian pendidikan di Minahasa dapat berjalan sesuai dengan visi pembangunan daerah dan nasional. (Novi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *